Bayi Sering Kaget Saat Tidur? Ini Tips Agar Buah Hati Tidur Lelap

Apakah Anda pernah menjumpai bayi seperti terkaget atau terkejat saat tidur?

Gerakan terkejut tersebut dinamakan myoclonus (mioklonus).

Read More

National Institutes of Health mendefinisikannya sebagai kedutan atau sentakan otot atau sekelompok otot yang singkat dan tidak disengaja, dikutip dari Very Well Health.

Contoh lain dari myoclonus adalah cegukan.

Ketika hal tersebut terjadi saat tidur, disebut myoclonus tidur.

Myoclonus tidur terjadi selama tahap awal tidur , terutama pada saat hendak tidur.

Ini mungkin dipicu oleh rangsangan eksternal seperti kebisingan, gerakan, atau cahaya.

Sebuah “blip” di sistem saraf pusat dapat menyebabkan myoclonusatau mungkin dipicu oleh kondisi medis yang mendasarinya.

Myoclonus tidur biasanya tidak memerlukan pengobatan kecuali jika mengganggu tidur.

Mengapa Bayi Sering Kaget saat Tidur?

Myoclonus tidur sering terjadi selama minggu pertama bayi baru lahir dan biasanya sembuh dalam waktu satu tahun.

Biasanya disebut sebagai “myoclonus tidur neonatus jinak,” tidak ada konsekuensi yang melekat pada kondisi atau alasan yang perlu dikhawatirkan.

Myoclonus biasanya disebabkan oleh:

1. Sebuah blip di sistem saraf pusat (yaitu, otak atau sumsum tulang belakang);

2. Multiple sclerosis, epilepsi, atau penyakit neurodegeneratif seperti penyakit Parkinson atau penyakit Alzheimer;

3. Tumor otak, stroke, gagal ginjal atau hati, atau cedera kepala atau sumsum tulang belakang.

Tips agar Bayi Tidak Kagetan saat Tidur

1. Jauhkan bayi dengan tubuh Anda saat meletakkannya.

Lepaskan bayi dengan lembut hanya setelah punggungnya menyentuh kasur.

Hal ini untuk mencegah bayi mengalami sensasi jatuh, yang dapat memicu refleks kejut.

2. Bedong bayi

Ini akan membuat mereka merasa aman dan terlindungi.

Membedong adalah teknik yang meniru bagian dekat dan nyaman dari rahim.

Ini juga dapat membantu bayi Anda tidur lebih lama.

Cara Membedong Bayi

Untuk membedong bayi Anda, ikuti langkah-langkah ini:

1. Gunakan selimut besar dan tipis.

Letakkan selimut di atas permukaan yang rata.

2. Lipat salah satu sudut sedikit.

Baringkan bayi Anda dengan lembut di atas selimut dengan kepala di tepi sudut yang terlipat.

3. Bawa salah satu sudut selimut ke tubuh bayi Anda dan selipkan di bawahnya.

4. Lipat bagian bawah selimut, sisakan ruang untuk kaki dan kaki bayi Anda untuk bergerak.

5. Bawa sudut terakhir selimut ke tubuh bayi Anda dan selipkan di bawahnya.

Artikel Terkait Lainnya

(/Widya)

Related posts